Kamis, 22 November 2012

Jangan Jadikan Epilepsi Sebagai Kelemahan

Sumber : http://davitputra.net/

Berhadapan dengan epilepsi memang tidak mudah. Selain kondisi yang membuat fisik seseorang selalu dalam bahaya seperti bahaya benturan, air, api, bahkan hingga jatuh dari tangga juga biaya pengobatan dan perawatan yang cukup tinggi dan mahal, hingga stigma negatif yang melekat pada epilepsi itu sendiri. Akumulasi dari itu semua tentu menjadi cobaan (atau mungkin beban) berat bagi penyandang epilepsi dan keluarganya.


Orang bijaksana mengatakan, bahwa hidup itu memang penuh cobaan. Dengan adanya cobaan-cobaan itulah seseorang dikatakan hidup di muka bumi ini. Namun suatu hal yang perlu diingat ialah, bahwa cobaan-cobaan apapun yang menimpa seseorang seperti epilepsi sudah seizin Tuhan Penguasa Hidup manusia. Di balik cobaan-cobaan itu, terselip pesan bahwasanya Tuhan Penguasa Hidup manusia senang melihat hambanya bersusah payah berjuang mengatasi kesulitan hidup tanpa putus asa, namun selalu mengingatNya. Dan Ia akan memberikan ganjaran yang besar atas usaha-usaha tersebut.

"Namun ganjaran Tuhan itukan sesuatu yang ghaib, yang tidak kita rasakan sekarang."

"Apa benar Tuhan memberikan ganjaran yang baik sementara saya di muka bumi ini selalu kesulitan menghadapi epilepsi?"

"Kenapa saya yang mendapat epilepsi?"

"Kenapa anak saya yang mendapat epilepsi?"

Kira-kira itulah keluh kesah kekesalan seseorang yang berhadapan dengan epilepsi. Singkat saja kekesalan dan keluh kesah dikarenakan epilepsi itu sangat berat.

Namun bila seseorang penyandang atau keluarga penyandang melihat dunia sekitarnya, maka akan nampaklah dengan jelas bahwa permasalahan hidup itu hampir selalu ada di manusia yang hidup di muka bumi ini. Hanya takarannya saja yang berbeda-beda. Sebagai gambaran disini ada nama Habibie Afsyah seorang penyandang cacat, namun dengan kecacatannya itu ternyata menjadi kekuatan baginya. 

Dengan keterbatasan fisik yang dialami oleh Habibie, orang tua Habibie mencarikan solusi agar anaknya bisa menjadi mandiri, lalu beliau bertemu dengan BISNIS INTERNET. Melalui bisnis ini, ternyata Habibie yang menyandang cacat bahkan bisa menjadi tumpuan hidup dari keluarganya, karena perbulan ia bisa menghasilkan Rp. 20 juta. Foto di atas ialah foto Habibie dengan e-book nya.

Melalui tulisan ini, penulis ingin mengajak anda penyandang atau keluarga penyandang, mari jangan lihat dari sisi beban dan kesulitan saja, mari gali rahasia di balik kondisi yang tidak mengenakkan yang menimpa anda atau keluarga anda menjadi suatu kekuatan.

Dalam tulisan terdahulu saya mengajak anda menekuni google adsense sebagai salah satu solusi menghasilkan pendapatan dari internet. Contoh lainnya ialah dengan beberapa program afiliasi bisnis internet seperti misalnya Formula Bisnis, menjawab kuis berbayar, dan banyak bisnis internet lainnya bertebaran di internet. Semua kegiatan yang berhubungan dengan internet itu tidak menghendaki aktifitas fisik yang banyak, tidak perlu banyak keluar rumah, dan bisa dikerjakan kapan pun dan dimana pun. Insya Alloh bisa cocok bagi penyandang epilepsi yang memiliki keterbatasan ruang lingkup geraknya.

Mari jangan selalu melihat sisi kesulitan, mari ubah kesulitan dengan epilepsi menjadi kekuatan seperti kata Habibie Afsyah : "Kelemahanku Adalah kekuatanku."


Semoga bermanfaat.


Fadjar Setyanto
Wakil Ketua 
Yayasan Epilepsi Indonesia

Kategori

abc Epilepsi (5) Acara Epilepsi (1) acara TV (1) adsense (1) Album Photo (1) apa itu epilepsi (4) bagaimana epilepsi (2) Berdamai Dengan Epilepsi (1) bisnis internet (1) buku (1) buku epilepsi (1) buletin rutin YEI (2) carbamazepine (1) Carbamazepine; luminal (1) cerita epilepsi (5) clobazam (1) Data Anggota (1) Data BASS anggota (1) Diet Ketogenik (6) Donasi (3) Donatur (1) epilepsi (3) epilepsy and food combining (1) Fun Walk (2) Fun Walk 2015 (3) Ganggua Penyerta (1) halal bil halal (3) Hari Epilepsi Internasional (2) Himbauan (1) HUT Yayasan Epilepsi Indonesia (3) HUT YEI 2016 (1) Idul Fitri (1) Jaknews (1) kartu anggota (1) Keanggotaan (1) Kebiasaan Mengkonsumsi Obat (1) kegiatan (16) kelangkaan obat (1) Kepengurusan (2) Kerjasama (1) ketrampilan (4) Kiat (2) komunitas (2) Komunitas Debosi (2) komunitas peduli epilepsi (2) komunitas peduli epilepsi Bandung (1) Konferensi (1) Konferensi Nasional Epilepsi 2016 (1) Media Massa (18) menikah (1) Misi YEI (2) Nomor ID YEI (1) Olah Raga (1) opini (1) pemeriksaan darah (1) Pendaftaran Anggota YEI (1) Pendataan anggota YEI (1) Pengobatan Epilepsi (1) Pertemuan (5) Pertemuan Rutin (9) Pertemuan Rutin epilepsi (1) prodia (2) Puasa (2) purple day (3) purple day 2013 (2) Purple Day 2014 (3) purple day 2017 (1) Resolusi WHO (1) Seminar (12) seminar epilepsi (4) survey (1) tabel (1) Tahun Baru (1) talk show epilepsi (1) tata laksana epilepsi pada penderita Dewasa (1) Terapi Epilepsi (2) tips (1) Tulisan bebas (7) Ucapan Idul Fitri (1) ulang tahun YEI (2) Wirausaha (1)

Purple Day - 26 Maret