Jumat, 26 Oktober 2012

Epilepsy and Food Combining : Pengalaman Sonia Cinantya



Sembilan tahun berteman dengan epilepsi pastinya bukan hal yang mudah. Berbagai pengobatan saya jalani, mulai dari pengobatan di Rumah Sakit besar dengan biaya yang cukup membuat orang tua saya merongoh kantong sangat dalam, sampai pengobatan alternatif saya datangi sampai pada akhirnya saya menyimpulkan bahwa semua kembali ke diri saya lagi. Saya tidak akan sembuh tanpa ada tekad dan rasa percaya bahwa saya akan sembuh! Karena walaupun dengan biaya yang besar untuk berobat, tapi kalau saya masih bandel tidak mau menjalani aturan-aturan maka epilepsi saya tidak akan pernah bisa sembuh.
Musuh terbesar saya sebagai penyandang epilepsi adalah stress, cape, lapar, panas, dan dingin. Tapi ternyata saya tetap kambuh juga, sampai pada akhirnya mama saya menganjurkan untuk menjalani Food Combining (FC). Dan kebetulan badan saya juga semakin lama semakin membesar akibat dari banyaknya mengkonsumsi berbagai macam suplemen. Sekitar sebulan terakhir saya menjalani hidup dengan FC. Ternyata hasilnya luar biasa! Memang saya tetap dapat serangan saat akan datang bulan (PMS), tapi syukur Alhamdulillah serangan epilepsi mioklonik dan grand mal saya semakin jarang datang kecuali disaat saya akan datang bulan. Bahkan walaupun saya kecapean dan terlambat makan saya tidak mendapatkan serangan. Selain serangan yang berkurang, saya juga berhasil menurunkan berat badan secara perlahan-lahan.

FC yang saya jalani ini tidak terlalu sulit bagi para pemula seperti saya ini. Konsepnya hanyalah makan sehat, tanpa mengurangi makan dengan jumlah yang drastis. Turunnya berat badan hanyalah bonus bagi saya, tetapi bagi anda yang berniat untuk menaikkan berat badan juga sangat dianjurkan untuk menjalani FC. Food Combining (FC) sendiri berarti mengatur menu makanan dengan kombinasi yang serasi agar system pencernaan tubuh bekerja secara optimal.

Dalam FC ini mudah dilaksanakan karena tidak perlu menghitung kalori, dan besar porsi yang kita makan juga dapat diatur sendiri asal mengikuti prinsip-prinsip dasar ini:
         Atur agar sebagian menu anda terdiri atas sayuran. Perbandingan yang dianjurkan adalah 3 porsi sayuran dan 1 porsi protein/karbohidrat (daging atau nasi) setiap kali makan.
         Jangan mencampur protein dan karbohidrat dalam 1 menu. Protein atau karbohidrat dapat dimakan dengan sayuran.
         Hindari makanan yang terlalu banyak diproses (tepung terigu, gula pasir, sosis, daging asap, dll).
         Tunggu sedikitnya 3 jam setelah makan pagi atau siang untuk makan snack. Untuk yang ingin menurunkan berat badan (BB), jangan makan snack kecuali lapar sekali. Bagi yang ingin menaikkan BB, makanlah snack sekitar jam 10.00-11.00 dan jam 16.00-17.00.
         Buah dalam bentuk jus atau buah segar dimakan pagi hari sebagai sarapan. Hindari makan buah-buahan setelah makan besar karena gula buah akan memfermentasi makanan di bawahnya sehingga makanan sudah membusuk sebelum dimakan.
         Bangun tidur mulailah dengan minum segelas air hangat yang diberi air jeruk lemon/jeruk nipis. Lakukan hal yang sama sebelum tidur.
         Minum banyak air, sedikitnya 1-2 liter sehari.
         Jangan mimum kopi atau teh terlalu banyak. Kalau ingin sekali minum kopi atau teh, pilih yang decaffeinated karena sedikit sekali kandungan kafeinnya.
         Kurangi lemak dalam masakan. Lebih banyak makan makanan dipanggang, hindari gorengan dan batasi makanan bersantan.
Ilustrasi:
Setiap bangun tidur jangan lupa untuk membuat segelas air hangat yang dicampurkan air jeruk lemon/jeruk nipis.
Kemudian sarapan pagi dengan makan buah. Pilihlah buah yang manis. Buah bisa dimakan dengan yoghurt, dibuat jus, atau tanpa dicampurkan apa-apa.
Jika merasa lapar dipertengahan jam anda sarapan dan jam makan siang, anda dapat makan buah sebagai snack yang mudah anda cari. Hindari snack kecuali anda merasa lapar sekali.
Saat makan siang, anda dapat makan nasi dengan sayur-sayuran dan tahu, tempe, atau telur (protein yang bisa dikombinasikan dengan karbohidrat). Atau anda dapat makan daging (daging sapi, ikan, ayam, dan seafood) dengan sayur-sayuran tanpa nasi.
Sore hari jika anda merasa lapar, anda dapat makan buah sebagai snack.
Malam hari anda dapat makan sama seperti cara anda makan pada siang hari.
Sebelum anda tidur, jangan lupa untuk minum air hangat yang dicampurkan air jeruk lemon/jeruk nipis seperti saat anda bangun tidur.

Keuntungan Food Combining:
         Anda akan merasa berenergi sepanjang hari.
         Tidak mengentuk setelah makan siang.
         Badan terasa ringan.
         Wajah tampak bersih.
         Rambut tidak kusam dan mudah diatur.
         Penyakit menahun seperti kembung, migren, pilek, lender di tenggorokan, pusing bisa lenyap.
         Bonus yang diinginkan semua orang: tubuh akan menemukan berat idealnya.

Kategori

abc Epilepsi (5) Acara Epilepsi (1) acara TV (1) adsense (1) Album Photo (1) apa itu epilepsi (4) bagaimana epilepsi (2) Berdamai Dengan Epilepsi (1) bisnis internet (1) buku (1) buku epilepsi (1) buletin rutin YEI (2) carbamazepine (1) Carbamazepine; luminal (1) cerita epilepsi (5) clobazam (1) Data Anggota (1) Data BASS anggota (1) Diet Ketogenik (6) Donasi (3) Donatur (1) epilepsi (3) epilepsy and food combining (1) Fun Walk (2) Fun Walk 2015 (3) Ganggua Penyerta (1) halal bil halal (3) Hari Epilepsi Internasional (2) Himbauan (1) HUT Yayasan Epilepsi Indonesia (3) HUT YEI 2016 (1) Idul Fitri (1) Jaknews (1) kartu anggota (1) Keanggotaan (1) Kebiasaan Mengkonsumsi Obat (1) kegiatan (16) kelangkaan obat (1) Kepengurusan (2) Kerjasama (1) ketrampilan (4) Kiat (2) komunitas (2) Komunitas Debosi (2) komunitas peduli epilepsi (2) komunitas peduli epilepsi Bandung (1) Konferensi (1) Konferensi Nasional Epilepsi 2016 (1) Media Massa (18) menikah (1) Misi YEI (2) Nomor ID YEI (1) Olah Raga (1) opini (1) pemeriksaan darah (1) Pendaftaran Anggota YEI (1) Pendataan anggota YEI (1) Pengobatan Epilepsi (1) Pertemuan (5) Pertemuan Rutin (9) Pertemuan Rutin epilepsi (1) prodia (2) Puasa (2) purple day (3) purple day 2013 (2) Purple Day 2014 (3) purple day 2017 (1) Resolusi WHO (1) Seminar (12) seminar epilepsi (4) survey (1) tabel (1) Tahun Baru (1) talk show epilepsi (1) tata laksana epilepsi pada penderita Dewasa (1) Terapi Epilepsi (2) tips (1) Tulisan bebas (7) Ucapan Idul Fitri (1) ulang tahun YEI (2) Wirausaha (1)

Purple Day - 26 Maret