Laman

Rabu, 18 September 2013

Pertemuan dan Pembentukan Pengurus Komunitas Epilepsi Depok

Dalam rangka pembentukan Kelompok Orang Dengan Epilepsi (ODE) Cabang Depok pada Sabtu, 14 September 2013, warga Depok dan sekitarnya yang selalu bergelut dengan Epilepsi mengadakan "Pertemuan Perdana Kelompok ODE Cabang Depok" di Kediaman Dr. Rizky Edmi Edison sebagai seorang ahli bedah syaraf yang sedang melanjutkan studynya di Jepang.

Berkat komunikasi yang baik dengan Dr Rizky melalui dunia maya, akhirnya beliau yg sedang berada di Indonesia mengajak ODE di Depok untuk bersilahturahmi di rumahnya Jl. H. Sairi No.150 Depok - Jawa Barat.

Awalnya kami saling berkenalan dengan Dr Rizky dan sesama ODE Cabang Depok yang selama ini masih banyak belum saling mengetahui.

Mas Hery Santoso sebagai pembawa acara melanjutkan untuk Dr. Rizky memberikan kata sambutan,
yang dilanjutkan Kepala YEI Pusat Dr Irawaty yang hadir dalam pertemuan ini memberikan sepatah dua patah kata dan menyambut kegembiraannya atas terbentuknya Kelompok ODE Cabang Depok,
Kemudian dilanjutkan pengarahan mirip dengan seminar kecil menerangkan mengenai Epilepsi mulai dari penyebabnya, pantangan2nya, dan kebutuhan pembimbing dari bidang kesehatan bagi seorang penderita epilepsi adalah neurolog dan psikolog juga lingkungan yang membantu.

Dalam acara utamanya, Dr Rizky menerangkan masalah tehnik membaca hasil pemeriksaan EEG (Electro Encefalografi) yg sebaiknya harus dijelaskan secara mendetail kepada pasien.
Kawan2 yang membawa hasil pemeriksaan EEG dan MRI dijelaskan ketepatan terjadi adanya epilepsi pada masing-masing anggota.

Selanjutnya secara santai, seluruh anggota ODE Cabang Depok memilih pengurus-pengurusnya
Dr. Hardi Pranata yang juga sebagai pengurus YEI menyambut kegembiraannya atas terbentuknya Kelompok ODE Cabang Depok ini, tetapi beliau tidak dapat hadir karena tugasnya.

Semoga kawan2 semua semakin bersemangat dan menyambut kegembiraannya atas terbentuknya Kelompok ODE Cabang Depok, sehingga semakin dapat melanggengkan sikap kekeluargaan dan kebersamaan dalam satu payung kehidupan yang nyata.

Walaupun epilepsi ini harus diterima dengan lapang dada, tetapi tetap semangat untuk maju dalam kehidupan tidak boleh melemah.










Harry Baroto

Senin, 09 September 2013

Foto : Halal Bil halal Yayasan Epilepsi Indonesia 25 Agustus 2013



JAKARTA, tanggal 25 Agustus 2013 lalu Yayasan epilepsi Indoesia mengadakan halal bil halal.