Sembilan
tahun berteman dengan epilepsi pastinya bukan hal yang mudah. Berbagai
pengobatan saya jalani, mulai dari pengobatan di Rumah Sakit besar dengan biaya
yang cukup membuat orang tua saya merongoh kantong sangat dalam, sampai
pengobatan alternatif saya datangi sampai pada akhirnya saya menyimpulkan bahwa
semua kembali ke diri saya lagi. Saya tidak akan sembuh tanpa ada tekad dan
rasa percaya bahwa saya akan sembuh! Karena walaupun dengan biaya yang besar
untuk berobat, tapi kalau saya masih bandel tidak mau menjalani aturan-aturan maka epilepsi saya tidak akan pernah bisa sembuh.
Laman
▼
Jumat, 26 Oktober 2012
Tatalaksana Epilepsi pada penderita Dewasa
Sri Erni Istiawati *
Membicarakan
tatalaksana, selalu diawali dengan diagnosis terlebih dahulu. Diagnosis epilepsi
tidak selalu mudah ditegakkan pada pertemuan pertama. Seringkali dokter yakin
bahwa yang dihadapi benar penyandang epilepsi setelah melakukan
serangkaian wawancara dengan teliti dan diikuti dengan pemeriksaan fisik
atau menyaksikan sendiri serangan . Akan sangat membantu bila ada saksi
yang dapat menjelaskan serangan dengan lebih tepat atau rekaman video dari
serangan tersebut. Penderita yang masih diduga menyandang epilepsi, perlu
pemeriksaan tambahan berupa rekaman aktifitas otak atau EEG, pemeriksaan
neuro-imajing otak dan atau pemeriksaan darah di laboratorium .Senin, 22 Oktober 2012
Ulang tahun Yayasan Epilepsi Indonesia dan Talk Show Pengaturan Nutrisi Bagi Penyandang Epilpesi
"Cara pandang masyarakat terhadap epilepsi memang perlu diubah sehingga pandangan negatif pada epilepsi bisa berubah," demikian disampaikan Bapak Prof. Dr. Mahfud, MD ketua Umum DPP IKA UII.dalam acara peringatan Hari Ulang Tahun Yayasan Epilpesi Indonesia (YEI), 21 Oktober 2012, di Musium Bank Indonesia Jakarta.
